Islam Radikal Menghinakan Islam

Islam Radikal Menghinakan Islam

Surat Terbuka Buat Umat Islam dan Warga Jabar khususnya Indonesia secara umumnya

dari seorang hamba yang Dhoif lagi banyak dosa

Islam Radikal Menghinakan Islam

Janganlah kita mudah terprovokasi apalagi beraksi atas hasutan dan bujukan nafsu, walaupun itu nampak sepintas seperti kebenaran. Memang Benar, tapi cara bertindak jangan sampai salah.

Banyak pejuang Islam sibuk dengan musuh lahirnya atau dengan hal-hal lahiriyah saja. Sedangkan musuh batinnya yaitu nafsunya sendiri yang sangat mengajak kepada kejahatan diperturutkan, dan syaithon durjana yang menyesatkan manusia, dengan dibungkus indah seolah kebenaran.

Perjuangan Islam yang Radikal bukan saja Hina/Lecehkan Menghina/melecehkan Islam Tapi Cara yang “kasar”/”radikal” dalam membawa keberanan (Islam) hakikatnya tidak/ bukan membawa kebenaran Islam itu JUSTRU “MENCORENG” nama Islam, Atas Nama Islam. Memperburuk Citra Islam. Bukan saja Orang Non Islam yang malah semakin takut dan membenci, Orang Islam pun takut dengan kebrutalannya. Jangan sampai kita umat Islam yang justru menghina agama kita sendiri yaitu Islam.
Baca Sejarah! Dalam Perjuangan Baginda Nabi tidak pernah menghancurkan Gentong2 Arak, tempat-tempat Ibadah, atau situs-situs/tempat yang dihormati masyarakat. Pada masa Khalifah juga tidak pernah meruntuhkan tempat peribadatan Agama lain.
Agama tidak boleh dipaksakan. Tidak ada pemaksaan dalam agam.
Islam bak yatim piatu hari ini, tiada siapa yang membela. Banyak orang yang berjuang, tapi tertipu dalam berjuang, tidak kenal siapa kawan siapa lawan, baru sedikit berjuang sudah merasa dirinya wira (pahlawan). Tapi sayangnya kebanyakan pejuang Islam hari ini tidak faham dengan “jadwal (grand desaign) Allah” janji Allah yang sudahpun digariskan dan disuratkan oleh Rosulullah, SAW. Akibat tidak faham & tidak sabar dalam berdakwah, maka jadi bertindaklah radikal.

Sebelum terlanjur jauh dan bertindak tanpa pertimbangan dan kebijaksanaan. Pikir2kanlah untuk membuat tidakan. Apalagi itu bersifat menggerakkan massa atas nama agama. Sangat sensitif dan berisiko besar. Akan ada, (bahkan sudah ada) alasan bagi Musuh Islam untuk Intervensi, seperti di Taliban. Jangan jadikan Negeri ini seperti Afghanistan atau Irak.

Menghancurkan tempat-tempat maksiat, tempat judi bukan kapasitas dan wewenangnya, tanpa kesadaran dari yang mpunya tempat, nanti mereka akan berkata, hancurkanlah, rusakkanlah, nanti kami akan bangun kembali tampat “maksiat” itu. Ingat sejarah, Allah & Rasulullah dalam memberantas “miras/arak” pada zaman Rauslullah dulu, Rasulullah tidak pernah menghancurkan 1 gentong arak pun, tetapi hasil dakwah mereka sendiri yang menghancurkan gentong arak mereka masing2 karena kesadaran atas dakwah dan hikmah Baginda Rosul …

Jangan menyangka hanya dengan sedikit hidayah, trus memperjuangkan Islam, langsung dapat jaminan selamat (syurga). Tidak. Islam saja tidak ada jaminan selamat. Tidak ada dalam Al Quran itu yang Allah berjanji akan membela umat Islam (Wallaahu waliyyul muslimin) tapi Wallahu waliyyul Muttaqiin.

Oh Tuhan Janganlah samakan/jadikan negeri ini seperti Afghanistan atau Irak, atau Palestina … usaha-usaha pihak ketiga ada indikasi ke situ. Tapi sayangnya banyak yang tidak perasan. Termasuk aparat negara, atau pun juga ulama. Asik membuat profokasi membuat suasana semakin memanas … 

Leave a comment